SUKSES BERSAMA SEDEKAH

Share Artikel ini

Sedekah

  • Sedekah berasal dari kata shadaqa yang berarti benar. Orang yang suka bersedekah adalah orang yang benar pengakuan imannya. Adapun secara terminologi syariat shadaqah makna asalnya adalah tahqiqu syai’in bisyai’i, atau menetapkan/menerapkan sesuatu pada sesuatu.
  • Sedekah berarti memberi derma, termasuk memberikan derma untuk mematuhi hukum dimana kata zakat digunakan didalam Al-Qur’an dan Sunnah. Zakat telah disebut pula sedekah karena zakat merupakan sejenis derma yang diwajibkan sedangkan sedekah adalah sukarela,
  • Pengertian sedekah sama dengan pengertian infaq, termasuk juga hukum dan ketentuan-ketentuannya.

Janji Allah untuk orang yang Bersedekah

  • Allah akan melipatgandakan hartanya bagi siapa yang Dia kehendaki

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS.Al-Baqarah 2 ; 261)

  • Memperoleh pahala yang besar

“Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.” (QS. Al Hadid 57 ; 7)

  • Memperoleh kebajikan

“Kamu sekali-kali tidak akan memperoleh kebajikan, sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.” (Qs. Al Imran 3 ; 92)

  • Sabda Rasulullah SAW

“Sesungguhnya sedekah seorang muslim dapat menambah umur, mencegah mati su’ul khatimah, dan Allah akan menghilangkan Takabbur dan bangga diri(HR. At Thabrani dalam al-Mu’jam al-Kabir, jilid XVII nomor 31)

Pentingnya Amal Jariyah

“Jika manusia mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: (1) sedekah jariyah, (2) ilmu yang diambil manfaatnya, (3) anak shalih yang selalu mendoakan orang tuanya.” (HR. Muslim, no. 1631)

7 Keutamaan Menyantuni Anak Yatim

  • Dekat dengan Rasulullah di surga

Rasulullah bersabda: Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian Rasulullah mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau, serta agak merenggangkannya”. (HR.Bukhari)

  • Melunakan Hati yang Keras

“Sukakah kamu jika hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu terpenuhi ? Kasihilah anak yatim, usaplah mukanya dan berilah makan dari makananmu, niscaya hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu akan terpenuhi”. (HR.Al Baniy, Shahih Al-Jami, Abu Darda)

  • Terpenuhinya Kebutuhan Hidup

“Sukakah kamu jika hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu terpenuhi ? Kasihilah anak yatim, usaplah mukanya dan berilah makan dari makananmu, niscaya hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu akan terpenuhi”. (HR.Al Baniy, Shahih Al-Jami, Abu Darda)

  • Memperoleh Perlindungan di Hari Kiamat

Rasulullah bersabda : “Demi Allah yang mengutusku dengan kebenaran di hari kiamat Allah SWT tidak akan mengadzab orang yang mengasihi anak yatim dan berlaku ramah padanya serta manis tutur katanya. Dia benar benar menyayangi anak yatim dan mengerti kekurangannya, dan tidak menyombongkan diri pada tetangganya atas kekayaan yang dia peroleh dari Allah untuknya”. (HR.At Thabrani)

  • Membawa Berkah ke Dalam Rumah

“Dengan menyantuni dan memelihara anak yatim maka akan banyak kelimpahan berkah yang ada pada rumah tersebut tidak peduli seberapa bagus atau jelek rumah tersebut. Sebaik-baik rumah di kalangan kaum muslimin adalah rumah yang terdapat anak yatim yang diperlakukan dengan baik. Dan sejelek-jelek rumah di kalangan kaum muslimin adalah rumah yang terdapat anak yatim dan dia diperlakukan dengan buruk”. (HR.Ibnu Majah)  

  • Menyempurnakan Iman

Rasulullah bersabda : “Tidakkah sempurna keimanan salah seorang diantaramu sehingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri”. (HR.Bukhari Muslim)

  • Dimasukan ke Surga

“Barangsipa yang mengikutsertakan seorang anak yatim diantara dua orangtua yang muslim, dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya maka ia pasti masuk surga”. (HR.Al Baniy, Shahih At Targhib, Malik Ibnu Harits)

Perintah Memuliakan Anak Yatim (QS. Al Ma’un ; 1-7)

  1. Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama ?
  2. Maka itulah orang yang menghardik anak yatim,
  3. Dan tidak memberi makan orang miskin.
  4. Maka celakalah orang yang sholat,
  5. Yaitu orang-orang yang lalai terhadap solatnya.
  6. Yang berbuat Riya.
  7. Dan enggan memberikan bantuan.

Klik link ini untuk berdonasi

Share Artikel ini